IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU

  • Pranata Pranata

Abstract

Seorang guru agama Hindu agar mampu menciptakan siswa yang berahlak mulia, memiliki pengetahuan dan sikap yang agamis,  mampu mempraktekannya dalam berkehidupan bermasyarakat. Terwujudnya guru agama Hindu yang mampu menerapkan manajemen pembelajaran meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan  dan pengevaluasian kegiatan yang berkaitan proses membelajarkan siswa.

Guru agama Hindu perannya merencanakan pembelajaran, menyusun dan merancang perencanaan pembelajaran dengan baik dan tepat sasaran, membuat rumusan tujuan yang ingin capai, mampu menyusun materi dan membuat bahan pelajaran, menerapkan alat dan media yang tersedia, serta menentukan cara mengevaluasi. Perannya sebagai pengorganisasian pembelajaran mempunyai tugas untuk merancang dan berkreativitas mencari, mencipta, membuat sumber belajar dan digunakan dalam metode atau strategi pembelajaran. Perannya sebagai pelaksanaan pembelajaran mampu menjalankan dan melaksanakan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Mampu menelaah keadaan siswa baik fisik dan Psikis siswa, menerapkan strategi dan metode pembelajaran dengan situasi dan kondisi tertentu, serta mampu menerapkan evaluasi yang baik dan benar sebagai umpan balik. Perannya sebagai mengevaluasi pembelajarannya, sehingga dapat mengetahui hasil belajar siswa agama Hindu yang sebenarnya, menjadi acuan mengetahui berhasil dan belum berhasilnya pembelajaran. Efek yang diharapkan bahwa guru agama Hindu mampu menganalisis system pembelajaran yang nantinya digunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Davis, K & Newstrom. (1996). Perilaku Dalam Organisisi, Jilid I. Jakarta: Erlangga
Dimyati dan Mudjiono. (2006) Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: Rineka Cipta
Garvin & Davis, (2005). Manajemen mutu terpadu. Terjemahan M.N. Nasution. Erlangga
Hadari, Nawawi, (1993), Administrasi Pendidikan, Jakarta, Jahi Masagung.
Hamalik, Oemar, (2001) Proses Belajar Mengajar, Jakarta. Bumi Aksara
…………………, (2006) Proses Belajar Mengajar, Jakarta : Bumi Aksara
Hanifah, Harsono. (2002). Implementasi Kebijakan dan Politik, Jakarta, Rineka Cipta
Hamzah B.Uno, (2006), Orientasi Dalam Psikologi Pembelajaran, Jakarta, Bumi Aksara
Hernawan, Asep dan Novi Resmini (2012). Pembelajaran Terpadu,Jakarta. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama RI.
Ihsan Fuad. (2005). Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Titib, I Made. (2003). Teologi dan Simbol-Simbol dalam Agama Hindu. Surabaya: Paramita.

Malayu, S.P Hasibuan, (2011). Manajemen: Dasar, Pengertian dan Masalah, Jakarta, Bumi Aksara.
Mansur. (2005). Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Nana, Sudjana, (2010). Dasar-Dasar Proses Belajar, Bandung, Sinar Baru
Nurdin, Usman,(2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Jakarta, Grasindo
Robbins, P. Stephen, (2003) Perilaku Organisasi, Jilid I, Jakarta, Indeks
Suparlan, (2006). Guru Sebagai Profesi, Yogyakarta: Hikayat Publishing.
Susanto, Ahmad, (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar, Jakarta, Prenadamedia Group
Syarifudin dan Irwan Nasution. (2005). Manajemen Pembelajaran,Jakarta. Quantum Teaching.
Sondang, P. Siagian (1983) Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta. Bumi Aksara.
Suhertian, Piet A, (2000). Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Mengembangkan Sumber Daya Manusia. Jakarta. Rineka Cipta.
Suharsimi, Arikanto (1993). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta, Bumi Aksara
Syaukani, Dkk. (2004). Otonomi Daerah Dalam Negara Kesatuan. Yogyakarta. Pustaka Pelajar
Winardi, (1983), Azas-Azas Manajemen, Bandung, Alumni.
Published
2019-10-31
How to Cite
Pranata, P. (2019). IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU. Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 10(2), 31-44. https://doi.org/10.33363/ba.v10i2.365