Best Practice Layanan Bimbingan dan Konseling Individual dalam Meningkatkan Etika Kristen di Sekolah Dasar
Abstract
Artikel ini menjawab kesenjangan antara pemahaman dan perilaku etika Kristen di sekolah dasar. Tujuannya adalah mendeskripsikan best practice layanan bimbingan konseling individual melalui studi kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konseling integratif yang memadukan storytelling biblika (konseling naratif) dengan intervensi spiritual seperti doa, terbukti efektif dalam mengatasi masalah etis siswa. Keberhasilan ini didasari oleh rapport kuat yang dibangun melalui konsistensi guru sebagai model peran. Disimpulkan bahwa praktik baik ini mampu secara efektif mentransformasikan pemahaman etika menjadi perilaku yang terinternalisasi. Model ini menawarkan kerangka kerja teruji, personal, dan spiritual yang dapat direplikasi untuk meningkatkan pembinaan karakter di sekolah lain.
References
Boiliu, N. I., Sihombing, A. F., Samosir, C. M., & Simanjuntak, F. (2020). Mengajarkan Pendidikan Karakter Melalui Matius 5:6-12. Kurios, 6(1), 61–72.
Carter, J. D., & Narramore, S. B. (2018). The integration of psychology and theology: An introduction. Zondervan Academic.
Fanny, A. M. (2020). Sinergitas tripusat pendidikan pada program penguatan pendidikan karakter (PPK) di SD dalam pandangan Ki Hajar Dewantara. EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 176–183.
Ferianti, Y. (2021). Pentingnya etika kristen dalam pendidikan agama kristen terhadap anak sekolah minggu sebagai dasar pembentukan karakter. Inculco Journal of Christian Education, 1(2), 81–94.
Geldard, D., Geldard, K., & Foo, R. Y. (2017). Basic personal counselling: A training manual for counsellors. Cengage AU.
Hasanah, A. (2020). Perbedaan perkembangan moral anak laki-laki dan anak perempuan pada usia Sekolah Dasar: Analisis psikologi perkembangan. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 15(1), 41–58. https://doi.org/10.24090/yinyang.v15i1.3442
Hidayati, S. H. (2018). Peran guru bimbingan dan konseling dalam mengidentifikasi permasalahan belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Kandangan. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia, 3(2), 1–6. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 3(2), 1–6. http://dx.doi.org/10.31602/jmbkan.v3i2.1224
Husni, M. (2017). Layanan Konseling Individual Remaja; Pendekatan Behaviorisme. Al-Ibrah: Jurnal Pendidikan Dan Keilmuan Islam, 2(2), 55–78.
Indriati, R., Kristanto, B., & Setiani, D. Y. (2023). Hubungan Faktor Lingkungan Keluarga Dengan Pembentukan Karakter Anak. KOSALA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 131–138.
Kumalasari, E. (2023). Melambung Lebih Tinggi: Edukasi Resiliensi untuk Mengatasi Perundungan pada Siswa SMA Kristen Terang Bangsa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 4953–4959.
Mudak, S. (2014). Integrasi Teologi Dan Psikologi Dalam Pelayanan Pastoral Konseling Kristen. Missio Ecclesiae, 3(2), 128–144. https://doi.org/10.52157/me.v3i2.40
Nguru, D. A. L., Oru, I. R., & Kause, M. (2022). Implementasi pendidikan karakter Kristen di era digital. Prosiding Pelita Bangsa, 1(2), 91–100.
Nuhamara, D. (2018). Pengutamaan Dimensi Karakter dalam Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Jaffray, 16(1), 93–114.
Pratiwi, I., Herlina, H., & Utami, G. T. (2021). Gambaran perilaku bullying verbal pada siswa sekolah dasar: Literature review. Jurnal Keperawatan, 6(1), 51–68. https://doi.org/10.32668/jkep.v6i1.436
Purwaningrum, R., Surur, N., & Asrowi, A. (2023). Harmonisasi Hubungan Guru Bimbingan dan Konseling dengan Orang Tua melalui Strategi Kolaborasi: Systematic Literature Review. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 12(1), 119–136.
Putranti, D., Supriyanto, A., & Kurniawan, S. J. (2021). Strategi Kolaborasi Guru Bimbingan Dan Konseling dengan Orang Tua dalam Pengembangan Karakter Siswa SMP. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 37–41. https://doi.org/10.31100/jurkam.v5i1.949
Putri, A. E. (2019). Evaluasi program bimbingan dan konseling: sebuah studi pustaka. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 4(2), 39–42.
Sasauw, M. F. (2024). Konseling Pastoral dalam Pendekatan dan Integrasi Teologis Psikologis. EUANGGELION: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 4(2), 120–127.
Simarmata, S. W., Marjohan, M., & Jamar, A. (2019). Kontribusi Konsep Diri dan Keterlibatan Orangtua Terhadap Kemampuan Membina Rapport dengan Teman Sebaya serta Implikasinya dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling Di SMP Negeri 29 Padang. AL-Irsyad: Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 7(1), 78–95. http://dx.doi.org/10.30829/al-irsyad.v7i1.6672
Swasti, I. K. (2024). Narrative Therapy to Treat a College Student’s Depression: A Case Report. INSAN: Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 9(1). https://doi.org/10.20473/jpkm.v9i12024.1-34
Tiara, T. A. M., Buchori, S., & Harum, A. (2024). Penggunaan Teknik Bibliokonseling Berbantuan Happines In Jar pada Siswa yang Mengalami Afeksi Negatif. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam, 5(1), 60–69. https://doi.org/10.19105/ec.v5i1.12177
Copyright (c) 2025 Michael Alan Hirdi Pukada, Yari Dwikurnaningsih, J. T. Lobby Loekmono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

