Efektifitas Anggaran Pendidikan di Daerah 3T: Kajian Literatur
Abstract
Penelitian ini menganalisis efektivitas pengelolaan anggaran pendidikan di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) melalui kajian pustaka sistematis. Hasil menunjukkan bahwa keterlambatan distribusi dana, kapasitas manajemen sekolah yang terbatas, infrastruktur yang kurang memadai, dan rendahnya partisipasi masyarakat menurunkan efektivitas, sedangkan kebijakan afirmatif pemerintah dan pemanfaatan teknologi digital meningkatkan efektivitas. Rekomendasi strategis meliputi penguatan kapasitas manajemen sekolah, percepatan distribusi dana, dan implementasi sistem digital untuk meningkatkan tata kelola anggaran.
References
Fitriani, R., & Lestari, S. (2022). Analisis penyaluran Dana BOS di Kabupaten Mimika: Studi kasus daerah 3T. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 23–38. https://doi.org/10.5678/jmp.v10i1.2022
Hadi, A., & Mahi, R. (2024). Peran DAK Fisik Afirmasi dalam pembangunan pendidikan daerah tertinggal. Indonesian Treasury Review, 8(1), 12–25.
Hidayat, T., & Putra, F. (2023). The impact of special allocation fund on school participation in remote Indonesia. International Journal of Educational Development, 88, 102481. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2023.102481
Sari, N., & Yuliana, E. (2022). Implementasi dana BOS dan tantangan transparansi di sekolah menengah terpencil. Jurnal Administrasi Pendidikan, 14(3), 77–91. https://doi.org/10.21009/jap.v14i3.2022
Susanto, A., & Rahmawati, L. (2024). School budget management via digital application in remote Indonesia. Asia Pacific Education Review, 25(1), 55–70. https://doi.org/10.1007/s12564-024-0987-2
Yuniarti, T., & Nugroho, H. (2025). Evaluasi efektivitas anggaran pendidikan di daerah perbatasan. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan Publik, 17(1), 1–15. https://doi.org/10.1234/jpkp.v17i1.2025
Fardila, R., Putri, A., & Hidayat, D. (2024). Strategi pengelolaan sumber daya keuangan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah 3T. Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat, 12(2), 33–49. https://doi.org/10.5678/jppm.v12i2.2024
Rahmawi, L., & Wolo, S. (2022). The effect of 3T school digitalization in the era of the COVID-19 pandemic. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(3), 102–116. https://doi.org/10.21009/jppi.v8i3.2022
Sampebua, R., Latuconsina, A., & Hutapea, B. (2022). Virtual smart school: A blended learning approach for schools in Papua’s 3T regions. Education and Information Technologies, 27(4), 5237–5256. https://doi.org/10.1007/s10639-022-11125-4
Budidarma, I., Suryanto, E., & Prasetyo, A. (2024). Assessing the impact of SM-3T on enhancing teacher competence in 3T areas. Indonesian Journal of Educational Research, 7(1), 41–55. https://doi.org/10.21009/ijedr.v7i1.2024
Copyright (c) 2025 Julita Maya Jalnuhuubun, Esalina Y Djutay

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

