GAGAP KOMUNIKASI MENGHADAPI KEMAJUAN PARIWISATA PULAU NUSA PENIDA (Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten Klungkung)

  • sudiarta ketut iahntp

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini adalah sebuah studi kasus dengan mengambil kasus komunikasi Pemerintah Kabupaten Klungkung terhadap masyarakat Nusa Penida dalam menghadapi kemajuan pariwisata Nusa Penida. Ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah yang terlanjur sudah membumbung tinggi akan perubahan infrastruktur yang berbanding terbalik dengan realita yang dihadapi membuat keluhan-keluhan masyarakat susah untuk dijawab sempurna oleh pemerintah. Kegagalan menangani keluhan masyarakat ini menghambat komunikasi pemerintah. Mitigasi risiko yang lemah dalam menghadapi kemajuan pariwisata menimbulkan culture shock yang besar dan mengurangi public trust kepada pemerintah.

Pemahaman tentang kendala dan tantangan-tantangan dalam mewujudkan cita-cita masyarakat yang dihadapi pemerintah belum dapat disampaikan ke masyarakat secara luas dan masif dengan bahasa yang sederhana dan membumi yang menyentuh emosi masyarakat. Ketidakmaksimalan pegawai pemerintah sebagai humas di era digital ini bukan lagi persoalan sumber daya manusianya, tapi lebih karena sikap ewuh pakewuh pada atasan yang menyebabkan pegawai pemerintah menjadi gagap dalam berkomunikasi. Bagi pegawai pemerintah merubah mindset dan bekerja inovatif dan kreatif, berpikir holistik dan lintas sektoral akan menyebabkan terjadinya transformasi menuju kinerja pemerintahan yang mampu beradaptasi dengan perubahan sosial yang begitu pesat.

Kata kunci : Gagap komunikasi, ekspektasi tinggi, kemajuan pariwisata

Published
2019-12-03