UPAYA GURU AGAMA HINDU DALAM MENINGKATKAN PENGENDALIAN DIRI SISWA DI SMK BHAKTI MULYA SAMPIT KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

  • pranata nata

Abstract

Penomena menggambarkan bahwa upaya remaja untuk mencapai moralitas dewasa dalam mengendalikan dirinya menghadapi gejolak keremajaannya sangat sulit. Salah satu yang sangat berperan adalah guru khususnya guru agama. Dimana guru agama harus berperan sebagai pembimbing dimana dia harus membimbing siswa-siswanya agar menjadi lebih baik dalam pergaulannya dimasyarakat sehingga anak didiknya dapat mencapai kedewasaan yang optimal. Guru agama harus mampu mencurahkan segala perhatiannya kepada anak didiknya di sekolah dalam hal mengatasi segala permasalahan yang dialami anak didiknya, sehingga siswa dapat tersadarkan bahwa pergaulan yang salah akan berdampak negatif bagi dirinya. Berangkat dari permasalahan diatas, maka yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah sistem pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, untuk mengetahui tentang upaya-upaya apa saja yang dilakukan oleh guru agama Hindu dalam meningkatkan pengendalian diri siswa serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat terhadap peningkatan pengendalian diri siswa di SMK Bakti Mulya Kabupaten Kotawaringin Timur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Goleman D. 2003. Working With Emotional Intelligence (Kecerdasan emosi untuk mencapai puncak prestasi), alih bahasa alex Tri Kantjono Widodo. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Hamalik, Oemar. 2003. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta : Bumi Aksara.
Idris, Zahra. 1992. Pengantar Pendidikan I. Jakarta : Gramedia.
Ihsan, Fuad. 1995. Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.
Lexy J. Moleong. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya,
Made Titib. 2009. Guru Profesional: Perspektif Agama Hindu, Makalah disampaikan dalam seminar pendidikan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IHDN Denpasar
.....................1996, Veda Sabda Suci Pedoman Praktis Kehidupan, Surabaya : Paramita.
M Nur Ghufron dan Rini Risnawita S. 2014. Teori-Teori Psikologi. Jogyakarta : Ar-Ruzz Media
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, 2005. Surabaya : Media Centre.
Suparlan. 2008. Menjadi Guru Efektif. Jakarta: Hikayat Publishing.
Suhardana, K. M. 2010. Catur Guru Bhakti: Bhakti kepada Empat Guru dilengkapi Sila Kramaning Aguron-guron dan Siwa Sarana. Surabaya : Paramita.
Singgih D. Gunarsa. 2006. Bunga Rampai Psikologi Perkembangan, dari Anak sampai Usia Lanjut. Jakarta : Gunung Mulya.
Sujana, I Made & Susila, I Nyoman. 2002. Manggala Upacara. Departemen Agama Republik Indonesia: Jakarta.
Suparlan. 2008. Guru sebagai Profesi. Yogyakarta : Hikayat.
Syaiful Bahri Djamarah & Aswan Zain. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Published
2019-08-09
How to Cite
nata, pranata. (2019). UPAYA GURU AGAMA HINDU DALAM MENINGKATKAN PENGENDALIAN DIRI SISWA DI SMK BHAKTI MULYA SAMPIT KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR. Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 8(1), 32-54. https://doi.org/10.33363/ba.v8i1.300